Cara Mengelola Keuangan Startup Agar Tetap Bisa Survive

Perusahaan startup berarti perusahaan yang belum lama berdiri atau bahkan baru. Kebanyakan perusahaan ini bergerak di bidang teknologi dengan memanfaatkan perkembangan digital di era yang semakin canggih. Meskipun sebenarnya perusahaan startup gak harus selalu berkaitan dengan teknologi.

Ada satu hal yang cukup penting dalam menjalankan bisnis ini yaitu pengelolaan keuangan. Hal ini dikarenakan tidak sedikit perusahaan startup yang harus tutup atau gulung tikar karena pengelolaan keuangan yang kurang tepat. Padahal perusahaan tersebut bisa dibilang masih baru atau  belum lama ikut bersaing di dunia bisnis.

Cara Mengelola Keuangan Startup

Lalu bagaimana cara mengelola keuangan startup agar tetap bisa survive? Berikut ini informasi lengkapnya.

Catat Pemasukan Dan Pengeluaran

Salah satu cara mengelola keuangan pada startup tentu saja dengan selalu mencatat berbagai bentuk pemasukan dan pengeluaran. Dengan begitu maka anda akan mengetahui kemana dan untuk keperluan apa saja uang tersebut digunakan.

Jika perlu kamu bisa menggunakan software akuntansi kalau memang belum sanggup untuk memperkerjakan seorang akuntan. Hal tersebut sangat penting dan perlu untuk dilakukan karena keuangan akan terorganisir dengan baik.

Jangan Abaikan Laporan Pajak

Pada startup yang baru berdiri, mungkin hal ini seringkali diabaikan. Pelaporan pajak sangat penting untuk dilakukan sejak awal. Oleh karena itulah, anda bisa membuat laporan pajak sejak awal agar tidak menganggu keuangan di masa yang akan datang.

Hal ini harus diperhatikan meskipun bagi startup yang baru saja berdiri akan dikenai pajak jika sudah 3-4 tahun beroperasi.

Pisahkan Uang Pribadi Dan Usaha

Hal ini tentu cukup penting untuk dilakukan agar startup tetap bisa survive, anda harus bisa memisahkan uang pribadi dan usaha sehingga tidak tercampur. Untuk keperluan usaha gunakan uang yang masuk ke rekening usaha begitu juga sebaliknya.

Dengan begitu maka keuangan akan menjadi lebih jelas. Perusahaan menanggung banyak kerugian atau justru mendapatkan banyak keuntungan akan dapat diketahui dengan mudah.

Buat Laporan Harian Jika Diperlukan

Beberapa startup kurang memperhatikan untuk membuat laporan keuangan secara rutin. Sehingga yang terjadi justru uang habis entah digunakan untuk keperluan apa. Dengan membuat laporan harian tentu akan terlihat dalam satu hari tersebut uang digunakan untuk apa saja dan pemasukan datang dari mana saja.

Untuk hal-hal yang kurang penting menyangkut pengeluaran juga sebisa mungkin ditekan hanya dengan melihat laporan keuangan harian.

Siapkan Dana Darurat

Kadang usaha startup mengalami krisis dalam segi keuangan sehingga bagi anda baiknya menyiapkan dana darurat sebelum hal tersebut terjadi. Untuk menyiapkan dana darurat sendiri bisa dilakukan dengan mengurangi pengeluaran yang bersifa konsumtif sehingga uang bisa disisihkan.

Selain itu juga bisa memposisikan dana darurat sebagai hutang dan melakukan evaluasi pemasukan dan pengeluaran setahun sekali.

Gunakan Uang Secara Bijak

Cara mengelola keuangan bagi startup agar bisa tetap survive selanjutnya adalah menggunakan uang secara bijak. Gunakan uang untuk hal-hal yang memang penting dan memberikan dampak positif pada perkembangan bisnis.

Dengan begitu maka pengeluran akan bisa lebih terkontrol dengan baik karena uang tidak digunakan secara sembarangan atau konsumtif. Bagi anda selaku founder misalnya, harus paham betul keperluan yang penting sehingga mengharuskan dana dari bisnis atau usaha untuk digunakan.

Nah itulah 6 cara mengelola keuangan startup agar tetap bisa survive. Karena tidak semua usaha selalu berjalan dengan mulus dan lancar, maka pengelolaan keuangan yang baik sangat diperlukan agar ketika mengalami krisis bisa mengatasinya dengan baik. Dengan begitu usaha atau bisnis startup bisa terus berdiri dan berkembang meskipun berbagai masalah dan rintangan harus dihadapi oleh pengelola perusahaan.